jump to navigation

Ketika Motor Tanpa ISS dan dengan ISS Sama – Sama Irit, Maka Disana Teknologi Menjadi Tidak Sesuai Filosofinya…. Maret 9, 2015

Posted by sobatrodadua in Uncategorized.
trackback

20130501tesVARIOidlingstop3

nivikoko.com – Adanya sebuah terobosan teknologi pada kendaraan roda dua merupakan nilai positif demi perkembangan produk kedepanya. Dari sisi sonsumen hal ini sangat ditunggu – tunggu, mengapa demikian? karena produk dengan teknologi terbaru selalu berbasis dengan effisiensi dan ramah lingkungan. Ini merupakan kewajiban πŸ˜€

Publikasi secara massive dan menjadi general fiture di motor produksi AHM yaitu ISS (Idling stop system). Yaitu mesin motor akan mati disaat berhenti lebih dari 3 detik. So.. dengan teknologi ini AHM mengkalim motor dapat irit dan mengemasnya dalam iklan bahwa itu merupakan teknologi smart Honda.

Korelasinya apa ? Ketika motor lain tanpa fiture ISS maka konsumsi BBM seharusnya lebih boros dari Motor dengan fiture ISS Honda… Ini Rasional !!!!

Ketika motor lain masih hidup dalam lampu merah selama lebih dari 20 detik dan motor honda akan mati dengan sendirinya. Pastinya secara logika Motor dengan teknologi ISS akan mengalami tingkat efisiensi BBM yang lebih baik daripada lainya.

index

BEBERAPA FAKTOR TANG DIABAIKAN !!!
iya karena ini merupakan teknologi, maka pure irit nggaknya adalah hasil dari teknologi tersbut. Namun semua akan mental apabila motor dengan teknologi Non ISS dengan model pengetesan yang sama memliki jarak tempuh lebih baik dari yang menggunakan ISS.

HUKUM ISS DIKALAHKAN HUKUM LAIN
iya secara sadar ketika Yamaha N Max dengan teknologi VVA tembus 57,1 km/LiterΒ 

Anga 57,1 km untuk skutik dengan kubikasi 155 cc sangat irit apabila dibandingkan dengan vario 125 yang hanya mampu memperoleh jarak 53 kman ya walaupun pengetesan dengan premium seh.

Nah ketika sebuah teknologi dengan jargon irit dikalahkan dengan teknologi dengan jargon performa dan irit.. Ini menjadikanya tidak sesuai filosofinya sob :mrgreen: . Karena apa? Teknologi itu sudah terbantahkan πŸ˜€

Camera 360

Komentar»

1. agoey - Maret 9, 2015

Tapi..untuk bahasa dan gimmick marketing masih ampuh loh…

Harga Yamaha R15 dan Yamaha R25 Terbaru 2015

http://agoey.com/2015/03/09/harga-yamaha-r15-dan-r25-terbaru-2015/

Suka

nivikoko - Maret 9, 2015

namun lambat laun teknologipun akan usang.. ketika antithesis nya adalah, mencari irit gak perlu cari lampu merah !!!! nah ini menjadi masalah

Suka

Jono Loni - Maret 10, 2015

betul bro…. smoga VTECnya CB400 SuperFour gak turun ke Next Vario
masa iya vario mimpi punya ISS + VTEC
rhttp://tmcblog.com/2012/10/06/mengenal-teknologi-vtec-nya-honda/

Suka

2. Kobayogas - Maret 9, 2015

Jelaz lahhh yg sebelah mah tipu tipu… Ini yg bener, 57 km per liter adalah nyata!! Siapa butuh ISS? Ngoahahhaha…

Suka

nivikoko - Maret 9, 2015

haahhh you mulai belajar jadi FBY.. ngoahahha

Suka

Kobayogas - Maret 9, 2015

Nip nip, kocak ah elu… Kalau sama2 eco riding plus mesin mati sendiri, jenis bbm sama, berat pengendara sama, kira2 secara logika mana yang bakal lbh irit? Kekeke…

Terus sama2 geber riding plus yg satu mesin mati sendiri, jenis bbm sama, beban sama, mana yg lbh irit? Ya logika aja dah hehhehee…

Suka

nivikoko - Maret 10, 2015

Bang artikel ini menitik beratkan pada seberapa efektifkan ISS dibanding non ISS terhadap konsumsi bbm dalam kilometer/liter. Nah ketika honda jargonya adalah smart tecnology with ISS dan ternyata kompetitor justru malah lebih irit yang notabenya non ISS. Entar itu VVA atau lainya antithesisnya teknologi ISS tidak sepenuhnya untuk hemat bbm. Tanpa mesin otomatis matipun yg lain bisa lebih irit dari honda. Nah ini yg ay maksud bang. Nah masalah mati atau tidak itu menurut saya adalah bonus. Intinya technologi ISS bukan mutlak untuk efisiensi, lebih pada auto off engine yg memudahkan user jika bertemu lampu merah. Antara mesin mati dan hidup namun secara real dia tidak berpengaruh signifikan terhadap efisiensi bahan bakar tersebut.

Suka

3. Tempoyak - Maret 9, 2015

coba dulu m3 di kasih minum premium dapet berapa klo bro….
klo di TMC mio m3 lebih boros

Suka

nivikoko - Maret 9, 2015

maksud aku yang lebih deal dan real PCX vs N max. with ISS vs VVA… iritan mana? ini yang akan mempengaruhi pasar mainstream.. kalo di uji memang berhasil.. soo irit gak perlu matiin mesin atau memang perlu πŸ˜€

Suka

4. fbh sarap - Maret 9, 2015

pertamax

perbandingannya goblok banget, yang satunya vario 125 iss ditempat yang super macet sedangkan nmax dipakai jalan santai mayoritas antara 40-60 km/jam cuma sekali stop dan di atas 70 kpj.

pengetesan nmax lebih cenderung sebanding dengan vario 125 mode eco riding yang dapat 69 km/liter premium yg ini
http://tmcblog.com/2012/04/16/dibawa-pp-ecoriding-bogor-depok-bogor-honda-vario-125-tembus-6977-kmliter-premium/

Suka

satrianunggangvixie - Maret 9, 2015

Ecoriding kok di adu dgn pemakaian normal,jauh sob..
Belajar dulu gih

Suka

satrianunggangvixie - Maret 9, 2015

Loh,,kan ahm bilang iss itu di bawa macet malah irit.
Yang Gobloggg tu loe cong

Suka

5. fbh sarap - Maret 9, 2015

riding harian kok dibandingkan riding kondisi macet pol tiap 30-50 meter stop and go, smart banget pasti posting komennya make laptop..

Suka

6. fbh sarap - Maret 9, 2015

coba di artikel pengetesan nmax ada grafik dibuka make laptop biar terlihat smart, akan kelihatan speed sebagian stabil di 40-50 kpj, berhenti sekali mungkin membenarkan posisi kamera, lalu di bagian pertengahan stabil di 50-60 kpj dan ada sekali peak saja di 70 kpj, mirip sama pengetesan vario yg 69,77 km/jam kecepatan stabil 40-60 kpj yang meskipun eco riding tapi tetep mirip riding harian…

Suka

7. m3 wakwaw - Maret 9, 2015

mau irit ga motor taro dirumah…pake aj sepeda ontel klo mau pergian

Suka

8. osin - Maret 10, 2015

dikampung ane ga cocok pake iss ra tau macet.haha..memang si H mengemas semuanya dgn embel” smart tnknologi.combi brake( kalau tarik tuas kiri otomatis keduanya akan ngrem,padahal logikanya ane pakai matic pun akan tetep tekan kedua tuas rem.ah mbuhlah.haha

Suka

9. ndesoedisi - Maret 10, 2015

ISS itu bukanya yang lagi rame di Timur tengah ya ? πŸ™„

Suka

10. fgsd - Maret 11, 2015

ISS itu paling ideal buat lampu merah, khususnya yg >2 menit. Stop n go lebih baik ISS mati, sayang aki.
Kalo mau irit mending dibawa konstan, motor jgn sampe stop.

@osin:
CBS itu utk pengereman optimal depan-belakang melalui rasio tertentu. Kalo rider udah paham cara pengereman yg bener sih ya gak butuh CBS.

Suka


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

SETIAPWAKTU

Barometer Informasi Segala Zaman

Prayedtotife

apa adanya ditulis....belajar belajar dan belajar

NENDANGBANGET.NET

Semua Berita Paling Nendang Ada Disini

PEYSBLOG

Two Wheel Sketch, Story and Analysis

YUDIBATANG.COM

Berbagi pengalaman seputar sepeda motor dan cerita Horor Original

PotretBikers.com

All about Automotive, Gadgets, Traveling

BladeusMagz

Bladeus Magazine - All About Automotive - Humor - Games - and Many More....

Ardiantoyugo

Berita Motor Terbaru

lexyleksono

Just want to share my life journey : automotive, photography, traveling, culinary

Bonsaibiker

Blog Otomotif: MotoGP, Motor, Mobil, Pajak, Modif

Aripitstop.com

otomotif news

MenyusuriJalan.Com

Otomotif, Kuliner, Wisata, Jalan-jalan

Ndesoedisi

Blogger Ndeso Berbagi Cerita

RPMSUPER.COM

Blog Otomotif Indonesia

KobaYogas.COM - Your Automotive Blog

Share Drive|Ride|Pride - Bikes|Cars|Test Ride|Reviews

%d blogger menyukai ini: